Hadits Dhaif dengan Sanad Terputus. Hadits dhaif adalah hadits yang sanadnya lemah sehingga keasliannya dipertanyakan, bahkan ada beberapa ulama yang mengharamkan untuk mengamalkan hadits dhaif. Kelemahan hadits terjadi karena rawinya tidak memenuhi syarat atau sanadnya terputus. Berikut ini beberapa jenis hadits dhaif karena terputusnya sanad:
Hadits Munqathi' yaitu hadits yang terputus sanadnya mulai di tengah sebanyak satu perawi, atau lebih dari satu namun tidak berturut-turut. Berdasarkan definisi tersebut, maka Putusnya sanad dalam hadits Munqathi' itu ada beberapa macam: 1. Hilang satu perawi di tengah sanad. 2. Hilang 2 perawi di bagian manapun asal tidak berturut-turut. 3.
Contoh Hadits yang Terputus Sanadnya. 1. Hadits tentang Penyembelihan Kambing oleh Nabi Ibrahim di Makkah; 2. Hadits tentang Hari Kiamat; Bagaimana Cara Membedakan Hadits yang Benar dengan yang Salah? 1. Melihat Sanad Hadits; 2. Melihat Tingkat Keshahihan Sanad; 3. Melihat Konteks dan Makna Hadits; Table: Tingkatan Keshahihan Sanad; Bagaimana
Begitu juga ulama lainnya, seperti Abu Daud, at-Turmudzi, an-Nasa'i, Ibnu Majah, Malik bin Anas, Ahmad bin Hambal, ad-Darimi, Daruquthni, serta al-Hakim. Mereka tidak menulis hadits yang tidak ada sanadnya menuntaskan. Termasuk untuk hadits-hadits yang memiliki rantai jalan ganda.
Yang dimaksud dengan gugurnya sanad adalah terputusnya rantai sanad dengan gugurnya salah satu perawi atau lebih, secara sengaja atau tidak dari sebagian perawinya, dari awal sanad, akhirnya, atau di tengah - tengahnya, serta terputus secara zhahir ataupun tersembunyi. 2. Jenis - jenis gugurnya sanad:
Hadits Mu'dhal yaitu hadits yang terputus sanadnya, karena hilang (tidak disebut) dua orang perawi atau lebih secara beruntun. Contoh Hadits Mu'dhal (1) Imam Malik bin Anas berkata: Rasulullah Saw. bersabda, "Seorang hamba sahaya itu memiliki hak untuk memperoleh makanan dan pakaian secara layak.
Hadits Mursal Shahabi merupakan salah satu hadits yang terputus sanadnya, namun terputusnya itu terjadi pada tingkat shahabat yang dipastikan tidak mendengar hadits itu secara langsung dari Rasulullah Saw. Para ulama mendefinisikan hadits mursal shahabi dengan cukup panjang sebagai berikut:
1. Sanadnya terputus. Terputusnya sanad suatu hadits itu ada beberapa macam. Dari sini ada istilah yang menunjukkan di mana terputusnya sanad itu, yaitu: mu'allaq, mursal, mu'dhal maupun munqathi'. Sebuah hadits yang sanadnya terputus itu, kadang bisa ditolong apabila ada hadits semisal yang sanadnya bersambung. Ibaratnya ban, masih bisa ditambal.
Mardúd hadith because the Sanad is disconnected, there are six kinds, namely: four kinds of real disconnected, which include 1) Mu'allaq hadith, 2) Mursal hadith, 3) Mu'dhal hadith, 4) Munqathi' hadith and two kinds vaguely disconnected covering:1) Mudallas hadith and 2) Mursal khafí hadith. Keywords. Mapping, Hadith, Mardud, Disconnected.
Definisi. Menurut Bahasa: merupakan isim maf'ul dari kata arsala, yang berarti melepaskan. Jadi, seakan-akan lepas dari ikatan sanad dan tidak terikat dengan rawi yang sudah dikenal. Menurut istilah, hadits yang gugur pada akhir sanad setelah tabi'in. Gambarannya.
Dari hadits di atas, dapat disimpulkan bahwa sanad hadits tersebut adalah Abu hurairah yang langsung mendengar sabda Rasulullah. Kemudian sabda tersebut diriwayatkan oleh Imam Muslim. Sedangkan Matan hadits di atas adalah: "Orang yang masuk surga itu selalu berada dalam kenikmatan tanpa ada kesedihan.
Hadits Mauquf Munqathi' (Terputus sanadnya): Dan terkadang hadits Mauquf sanadnya terputus (Munqathi'), sebagaimana diriwayatkan oleh 'Abdur Razaq rahimahullah dari Ma'mar bahwasanya sampai kepadanya dari Ibnu Mas'ud radhiyallahu 'anhu: « كان يرفع يديه في التكبيرة الأولى من الصلاة على الجنازة ثم لا يعود »
melakukan pentarjihan. Hadis mardúd karena sanadnya terputus, ada enam macam, yaitu: empat macam terputus secara nyata yang meliputi 1) hadis muallaq, 2) hadis mursal, 3) hadis mudhal, 4) hadis munqathi ï dan dua macam terputus secara samar yang meliputui:1) hadis mudallas dan 2) hadis mursal khafí.
Mahmud Thahan menjelaskan, dilihat dari keterputusan sanad, hadits dhaif dapat dibagi menjadi enam macam: muallaq, mursal, mu'dhal, munqati', mudallas, dan mursal khafi. Berikut penjelasannya: Muallaq adalah setiap hadits yang tidak disebutkan rangkaian sanadnya dari awal sanad, baik satu orang rawi yang tidak disebutkan, dua rawi, maupun lebih.
Pertama, sanad yang paling lemah yang dinisbatkan kepada sahabat Abu Bakar RA adalah Shadaqah bin Musa Ad-Dakiki dari Farqad As-Sabahiy dari Murrah bin Thayyab dari Abu Bakar RA. Kedua, sanad paling lemah yang dinisbatkan pada ahli Syam adalah Muhammad bin Qais Al-Maslub dari Ubaidillah bin Zahr dari Ali bin Yazid dari Al-Qasim dari Abi Umamah.
zeJHnvp.
hadits yang terputus sanadnya