Strategipengembangan SDM merupakan suatu perencanaan mengenai cara bagaimana kualitas mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi baik positif maupun negatif dari dalam dan dari luar perusahaan. Peran kunci dari SWOT adalah untuk membantu mengembangkan berikut: 1. Mengidentifikasi kondisi internal dan eksternal yang terlibat
MenurutPriansa 2014:159 terdapat dua faktor yang mempengaruhi Pengembangan Sumber Daya Manusia yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal Faktor Internal merupakan faktor yang berasal dari dalam organisasi, yang meliputi : 1. Visi Organisasi Setiap Visi dari suatu organisasi sangat dipengaruhi oleh pengembangan SDM.
3 Perencanaan operasional, menyusun metode-metode yang akan segera digunakan. 4. Perencanaan darurat, merupakan rencana-rencana alternatif yang dikembangkan untuk menghadapi berbagai kondisi bisnis yang mungkin terjadi. Selanjutnya Heckert (1994: 7) mengemukakan ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan dalam menyusun perencanaan, yaitu: 1.
Kaliini kita akan belajar soal Faktor-faktor yang mempengaruhi aliran permukaan yaitu kecuali?.Mari kita bahas soal tersebut untuk menjawab pertanyaan tersebut dengan tepat.. Soal: Faktor-faktor yang mempengaruhi aliran permukaan yaitu kecuali? Intensitas hujan Jenis presipitasi komposisi atmosfer durasi hujan. Kunci jawabannya adalah: C. komposisi atmosfer.
FaktorFaktor Yang Mempengaruhi Perencanaan SDM. Pertumbuhan (growth) Perubahan (change) Teknologi (technology) Proses Perencanaan SDM di Perusahaan. Persediaan tenaga kerja saat ini. Kebutuhan SDM di masa mendatang. Memperkirakan permintaan SDM. Strategi dan implementasi pencarian SDM.
Teknologimempermudah serta mempercepat alur kerja suatu organisasi tertentu dan untuk beroperasi tanpa teknologi akan menjadi suatu tantangan tersendiri bagi organisasi. bahwa struktur organisasi yang tepat perlu didukung dengan teknologi yang komprehensif juga. Oleh sebab itu, solusi payroll, absensi dan struktur organisasi
MenurutBaron & Byrne (1994) ada dua kelompok faktor yang mempengaruhi kepuasan kerja. Faktor pertama yaitu faktor organisasi yang berisi kebijaksanaan perusahaan dan iklim kerja. Faktor kedua yaitu faktor individual atau karakteristik karyawan. Pada faktor individual ada dua predictor penting terhadap kepuasan kerja yaitu status dan senioritas.
Berdasarkanpenjelasan dalam Modul Geografi XII KD 3.1 dan 4.1 (2020) terbitan Kemdikbud, ada setidaknya lima faktor yang memengaruhi pusat pertumbuhan wilayah. Penjelasan tentang kelima faktor itu serta contohnya ialah sebagai berikut. a. Faktor fisik. Faktor fisik bisa membawa pengaruh besar terhadap pekembangan pusat pertumbuhan wilayah.
Tidakkompeten atau tidak memiliki kemampuan dan pengetahuan mengelola usaha merupakan faktor penyebab utama yang membuat perusahaan kurang berhasil. Kurang berpengalaman, baik dalam kemampuan teknik, kemampuan memvisualisasikan usaha, mengoordinasikan, mengelola sumber daya manusia, dan mengintegrasikan perusahaan.
Kemajuanteknologi menjadi salah satu faktor yang perlu dipertimbangkan - Pexels. Pembahasaan mengenai perencanaan SDM tidak dapat dilepaskan dari faktor eksternal yang dapat memengaruhi kegiatan operasional sehari-hari. Dikutip dari blog.shrm.org, berikut beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan. 1. Peraturan pemerintah.
AnalisaFaktor-Faktor yang Mempengaruhi Perencanaan Persediaan Bahan Makanan pada Instalasi Gizi RS Permata Medika kota Semarang tahun 2015 Eriska Zulfianasari *) dr.Zaenal Sugiyanto, M.Kes **) *) Alumni Fakultas Kesehatan Universitas Dian Nuswantoro **) Dosen Fakultas Kesehatan Universitas Dian Nuswantoro eriska10zulfianasari@
Metodeanalisis regresi data panel merupakan metode yang tepat digunakan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kemiskinan di Indonesia karena 79 KINERJA Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 4 No. 1 - Desember 2021 data panel merupakan gabungan dari data cross section dan data time series sehingga mempunyai observasi yang lebih
PENGARUHGAYA KEPEMIMPINAN, LINGKUNGAN KERJA DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN (Studi Kasus Di P.T. Gapura Angkasa Cabang Bandara Halim Perdana Kusuma Jakarta)
Secaragaris besar dalam ilmu ekonomi faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan pembangunan ekonomi dibedakan menjadi ada 4 yaitu, SDM, SDA, Teknologi dan Modal. Andi Pujianto, S.Pd. Saya Adalah Seorang Pendidik yang Fokus pada Ilmu Ekonomi. Melalui Situs ini Saya Publikasikan Materi Ekonomi yang bisa diakses secara Gratis.
Pergeserankesetimbangan dapat dijelaskan dengan asas Le Chatelier. Ada empat faktor yang dapat mempengaruhi pergeseran kesetimbangan, yaitu sebagai berikut. Konsentrasi. Tekanan. Volume. Suhu. Jadi, jawaban yang benar adalah (B).
PTdeLWt. Beberapa faktor yang membuat perencanaan sumber daya mansuia Plan Human Resource Management berhasil, antara lain Dukungan Manajer senior. Keterlibatan stakeholder. Penilaian risiko. Job analysis. Metodologi implementasi. Business Process Overview BPO Kebutuhan yang ditetapkan secara jelas. Memahami data. Apa saja faktor internal yang mempengaruhi pengambilan keputusan? Faktor internal meliputi persepsi, sikap, gaya hidup dan kepribadian, sedangkan faktor eksternal meliputi budaya, sosial, referensi dan situasi. Faktor produk, faktor ekonomi, faktor psikologis, dan faktor sosiologis yang pada umumnya menentukan perilaku seseorang. Apa saja hambatan dalam mengambil keputusan? Berbagai pilihan harus ditelusuri mendalam agar perusahaan mengambil keputusan yang tepat dan meminimalisir segala resiko dari keputusan tersebut….Keputusan Tidak Terstruktur Tujuan. Identifikasi Masalah. Pengembangan Alternatif. Memilih dan Menilai Alternatif. Pelaksanaan Keputusan. Evaluasi dan Kontrol. Faktor-faktor apa saja yang perlu dipertimbangkan dalam perencanaan SDM Sebutkan dan jelaskan? Dalam melakukan proses perencanaan SDM, terdapat tiga faktor utama yang perlu diperhatikan, yakni Estimasi jumlah pekerja yang keluar baik karena pensiun atau mengundurkan diri. Kebutuhan perusahaan karena akan melakukan ekspansi atau pemekaran organisasi. Sumber daya keuangan perusahaan. Apa saja faktor internal dan faktor eksternal dalam keputusan pembelian? Keputusan pembelian makanan dipengaruhi faktor internal yang terdiri dari motivasi, persepsi, kepribadian dan konsep diri, pembelajaran dan sikap dan faktor eksternal yang terdiri dari budaya, kelas sosial, kelompok sosial dan referensi, keluarga dan teknologi. Apa dampak dari pengambilan keputusan yang salah? Dampak buruk lainnya dari keputusan yang diambil secara terburu-buru adalah kehilangan kepercayaan. Kepercayaan yang dibangun dengan baik akan sia-sia karena keputusan yang tidak tepat. Kamu akan mudah diremehkan oleh orang-orang di sekitarmu. Mulailah dengan memperbaiki diri dan mengambil keputusan dengan tenang. Apakah lambatnya proses pengambilan keputusan disebabkan karena adanya konflik? Jawaban. Tidal Setuju,Sebenarnya proses pengambilan keputusan bukan hanya disebabkan sebuah konflik terjadi, tetapi merupakan suatu bentuk keadaan yang terjadi berdasarkan dan disebabkan oleh berbagai latar belakang yang ada. Faktor internal dan eksternal apa saja yang berpengaruh terhadap perencanaan produksi? Berikut merupakan faktor internal dalam perencanaan produksi Kapasitas mesin. Kemampuan tenaga kerja. Kemampuan pengadaan bahan baku….Berikut merupakan faktor eksternal dalam perencanaan produksi Kebijakan pemerintah. Inflasi. Bencana alam. Apa saja yang termasuk kedalam faktor yang mempengaruhi perencanaan proses produksi barang dan jasa? Faktor yang mempengaruhi perencanaan proses produksi barang dan jasa adalah? Manfaat Produk Bagi Konsumen. Keuntungan Penjualan Produk. Kelemahan Pesain. Pasilitas operasi proses produksi. semua benar.
manajemen guna menjamin sebuah organisasi mempunyai tenaga kerja yang tepat untuk menduduki berbagai jabatan, fungsi, pekerjaan yang sesuai dengan kebutuhan yang ada. Perencanaan Sumber Daya Manusia Human Resource Planning yang merupakan proses manajemen dalam menentukan pergerakan sumber daya manusia dari posisi yang diinginkan di masa depan dalam suatu organisasi, sedangkan sumber daya manusia aitu sendiri merupakan seperangkat proses dan aktivitas yang dilakukan bersama oleh manajer sumber daya manusia dan manajer lini untuk dapat menyelesaikan masalah organisasi yang terkait dengan manusiadengan tujuan yaitu untuk menciptakan proses prediksi demand sumber daya manusia yang muncul dari perencanaan strategik dan operasional secara kuantitatif, dibandingkan dengan prediksi ketersediaan yang berasal dari program-program SDM. Perencanaan sumber daya manusia harus disesuaikan dengan strategi tertentu agar tujuan utama dalam memflitasi keefektifan organisasi dapat tercapai. M, 2011 a. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Perencanaan Sumber Daya Manusia Proses perencanaan sumber daya manusia dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain Handoko, 1997 1. Lingkungan Eksternal Perubahan-perubahan lingkungan sulit diprediksi dalam jangka pendek dan kadang-kadang tidak mungkin diperkirakan dalam jangka panjang. a. Perkembangan ekonomi mempunyai pengaruh yang besar tetapi sulit diestimasi. Sebagai contoh tingkat inflasi, pengangguran dan tingkat bunga sering merupakan faktor penentu kondisi bisnis yang dihadapi perusahaan. b. Kondisi sosial-politik-hukum mempunyai implikasi pada perencanaan sumber daya manusia melalui berbagai peraturan di bidang personalia, perubahan sikap dan tingkah laku, dan sebagainya. c. Sedangkan perubahan-perubahan teknologi sekarang ini tidak hanya sulit diramal tetapi juga sulit dinilai. Perkembangan komputer secara dasyat merupakan contoh jelas bagaimana perubahan teknologi menimbulkan gejolak sumber daya manusia. d. Para pesaing merupakan suatu tantangan eksternal lainnya yang akan mempengaruhi permintaan sumber daya manusia organisasi. Sebagai contoh, “pembajakan” manajer akan memaksa perusahaan untuk selalu menyiapkan penggantinya melalui antisipasi dalam perencanaan sumber daya manusia. 2. Keputusan-keputusan Organisasional Berbagai keputusan pokok organisasional mempengaruhi permintaan sumber daya manusia, antara lain a. Rencana strategis perusahaan merupkan keputusan yang paling berpengaruh. Hal ini mengikat perusahaan dalam jangka panjang dalam mencapai sasaran-sasaran seperti tingkat pertumbuhan, produk baru, serta segmen pasar baru. Sasaran-sasaran yang dimaksud menentukan jumlah dan kualitas karyawan yang dibutuhkan di waktu yang akan datang. b. Dalam jangka pendek, para perencana membuat rencana-rencana yang strategi dalam bentuk anggaran. c. Forecast penjualan dan produksi meskipun hal ini tidak setepat anggaran tetapi juga menyebabkan perubahan kebutuhan personalia dalam jangka pendek. d. Perluasan usaha berarti memerlukan kebutuhan sumber daya manusia baru. e. Reorganisasi atau perancangan kembali pekerjaan-pekerjaan dapat merubah kebutuhan dan memerlukan berbagai tingkatan ketrampilan yang berbeda dari para karyawan di masa mendatang. 3. Faktor-faktor Persediaan Karyawan Permintaan sumber daya manusia disesuaikan oleh kegiatan-kegiatan karyawan. Pensiun, permohonan berhenti, terminasi, dan kematian, hal ini akan menaikkan kebutuhan personalia. Data masa lalu mengenai faktor- faktor dan trend perkembangannya bisa berfungsi sebagai pedoman perencanaan yang tepat. b. Manfaat Perencanaan SDM
Main Article Content Moch Fahmi Setiawan Fakultas Ekonomi & Bisnis, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya Safa Prasista Whardani Fakultas Ekonomi & Bisnis, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya Abstract Sumber daya manusia SDM yaitu sesuatu faktor penting, bahkan tidak dapat dilepaskan dari sebuah organisasi, baik institusi maupun perusahaan. SDM juga merupakan kunci yang menentukan perkembangan perusahaan. Pada hakikatnya, SDM berupa manusia yang dipekerjakan di sebuah organisasi sebagai penggerak, pemikir serta perencana untuk mencapai sebuah tujuan organisasi. Karyawan bukan sebagai sumber daya saja, melainkan lebih berupa modal atau aset bagi institusi atau organisasi. Karena itu kemudian muncullah istilah baru di luar Human Resources, yaitu atau Human Capital. Di sini SDM dilihat bukan sekadar sebagai aset utama, tetapi aset yang bernilai dan dapat dilipatgandakan, dikembangkan bandingkan dengan portfolio investasi dan juga bukan sebaliknya sebagai liability beban,cost. Di sini perspektif SDM sebagai investasi bagi institusi atau organisasi lebih mengemuka. Maka dari pada itu perencanaan sumber daya manusia harus di jalankan pada perusahaan, agar tidak adanya kerugian dari perusahaan tersebut. Agar dalam pelaksanaan perencanaan SDM bisa berhasil, setidaknya terdapat beberapa aspek perencanaan SDM yang harus diperhatikan yaitu 1 berapa perkiraan jumlah karyawan yang dibutuhkan forecasting of employees, 2 identifikasi SDM yang tersedia dalam organisasi human resource audit, 3 analisis keseimbangan penawaran dan permintaan demand and suplay analysis, 4 menjalankan program aksi action program. Article Details How to Cite Salsabilah, F., Fahmi Setiawan, M., & Prasista Whardani, S. 2022. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERENCANAAN SUMBER DAYA MANUSIA LINGKUNGAN EXTERNAL, KEPUTUSAN-KEPUTUSAN ORGANISASIONAL, PERSEDIAAN KARYAWAN LITERATURE REVIEW MSDM. Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora Dan Politik, 22, 141-149. Hak cipta Penulis yang mempublikasikan manuskripnya di jurnal ini menyetujui ketentuan berikut Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis. Penulis mengakui bahwa Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik JIHHP berhak menjadi yang pertama menerbitkan dengan lisensi Creative Commons Attribution International Attribution International CC BY . Penulis dapat mengirimkan artikel secara terpisah, mengatur distribusi non-eksklusif manuskrip yang telah diterbitkan dalam jurnal ini ke versi lain misalnya, dikirim ke repositori institusi penulis, publikasi ke dalam buku, dll., dengan mengakui bahwa manuskrip telah diterbitkan pertama kali di JIHHP. References Akilah, F. 2019. Manajemen Perencanaan Sumber Daya Manusia Di Bidang Pendidikan Manifestasi Dan Implementasi. Didaktika, 111, 81. Aima, P. H., Adam, R., & Ali, P. H. 2017. Model of Employee Performance Competence Analysis and Motivation Case Study at PT. Bank Bukopin, Tbk Center. Journal of Research in Business and Management. Akilah, F. 2019. Manajemen Perencanaan Sumber Daya Manusia Di Bidang Pendidikan Manifestasi Dan Implementasi. Didaktika, 111, 81. Ansori, A., & Ali, H. 2017. Analisis Pengaruh Kompetensi Dan Promosi Terhadap Kinerja Pegawai Negeri Sipil Pada Sekretariat Daerah Kabupaten Bungo. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi. Bastari, A., -, H., & Ali, H. 2020. DETERMINANT SERVICE PERFORMANCE THROUGH MOTIVATION ANALYSIS AND TRANSFORMATIONAL LEADERSHIP. International Journal of Psychosocial Rehabilitation. Brata, Husani, Hapzi, Baruna Hadi Shilvana AliBrata, Husani, Hapzi, B. H. S. A. 2017. Saudi Journal of Business and Management Studies CoBrata, Husani, Hapzi, Baruna Hadi Shilvana AliBrata, Husani, Hapzi, B. H. S. A. 2017. Saudi Journal of Business and Management Studies Competitive Intelligence and Knowledge Management An Analysis of t. Saudi Journal of Business and Management Studies. Chauhan, R., Ali, H., & Munawar, N. A. 2019. BUILDING PERFORMANCE SERVICE THROUGH TRANSFORMATIONAL LEADERSHIP ANALYSIS, WORK STRESS AND WORK MOTIVATION EMPIRICAL CASE STUDY IN STATIONERY DISTRIBUTOR COMPANIES. Dinasti International Journal of Education Management And Social Science. Desfiandi, A., Fionita, I., & Ali, H. 2017. Implementation of the information systems and the creative economy for the competitive advantages on tourism in the province of Lampung. International Journal of Economic Research. Hanung Eka Atmaja, S. R. 2020. Pengembangan Pariwisata Melalui Integrasi Perencanaan Sumber Daya Manusia Dengan Perencanaan Strategis Objek Wisata Taman Bunga Manhora. Jurnal Jendela Inovasi Daerah Industri Wisatanya Seperti Provinsi Bali Dan Provinsi Daerah Istimewa Jogjakarta, III1, 49–69. Hidayat, M. C., & Syam, A. R. 2020. Urgensitas perencanaan strategis dan pengelolaan sumber daya manusia madrasah era revolusi industri AL-ASASIYYA Journal Of Basic Education, 41, 1. Kelejan, R. A., Lengkong, V. P. K., & Tawas, H. N. 2018. Pengaruh Perencanaan Sumber Daya Manusia Dan Pengalaman Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Di Pt. Air Manado. PENGARUH PERENCANAAN SUMBER DAYA MANUSIA DAN PENGALAMAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI PT. AIR MANADO, 64, 1918–1927. Kristanto, H. 2015. Keadilan Organisasional, Komitmen Organisasional, Dan Kinerja Karyawan. Jurnal Manajemen Dan Kewirausahaan Journal of Management and Entrepreneurship, 171, 86–98. Kelejan, R. A., Lengkong, V. P. K., & Tawas, H. N. 2018. Pengaruh Perencanaan Sumber Daya Manusia Dan Pengalaman Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Di Pt. Air Manado. PENGARUH PERENCANAAN SUMBER DAYA MANUSIA DAN PENGALAMAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI PT. AIR MANADO, 64, 1918–1927. Kristanto, H. 2015. Keadilan Organisasional, Komitmen Organisasional, Dan Kinerja Karyawan. Jurnal Manajemen Dan Kewirausahaan Journal of Management and Entrepreneurship, 171, 86–98. Masydzulhak, P. D., Ali, P. D. H., & Anggraeni, L. D. 2016. The Influence of work Motivationand Job Satisfaction on Employee Performance and Organizational Commitment Satisfaction as an Intervening Variable in PT. Asian Isuzu Casting Center. In Journal of Research in Business and Management. Mukhtar, Risnita, Saifillah, M. S., & Ali, H. 2016. Effect of knowledge management and work commitment to employees satisfaction services Study on teacher Madrasah Aliyah Country Jambi Province. International Journal of Economic Research. Muzayyanah Jabani. 2015. Pentingnya Perencanaan Sumberdaya Manusia. Jurnal Muamalah, V1, 1–10. Muzayyanah Jabani. 2015. Pentingnya Perencanaan Sumberdaya Manusia. Jurnal Muamalah, V1, 1–10. Marhaeni, N. P. 2019. Analisis Pekerjaan Dan Perencanaan Sumber Daya Manusia Serta Pengaruhnya Terhadap Metode Rekrutmen. Jurnal Bisnis Terapan, 302, 129–136. Mulyana, M. 2010. Manajemen Sumber Daya Manusia Sdm Ritel Dalam Meningkatkan Kinerja Perusahaan. Jurnal Ilmiah Ranggagading, 102, 164–170. Prayetno, S., & Ali, H. 2017. Analysis of advocates organizational commitment and advocates work motivation to advocates performance and its impact on performance advocates office. International Journal of Economic Research. Prayetno, S., & Ali, H. 2020a. Entrepreneurial supply chain management competence Predictors of work motivation advocate. International Journal of Supply Chain Management. Prayetno, S., & Ali, H. 2020b. The influence of work motivation, entrepreneurship knowledge and advocate independence on advocate performance. International Journal of Innovation, Creativity and Change. Puspitasari, R. H. U. 2016. PEMASARAN STUDI EMPIRIS PADA UMKM BORDIR DAN KONVEKSI KUDUS Ratih Hesty Utami Puspitasari , SE , MM Fakultas Ekonomi Universitas Muria Kudus. 829–836. Rasul, H. A. 2014. Analisis Perencanaan Sumber Daya Manusia Yang Efektif. Fokus Ekonomi, 53, 405–410. Puspitasari, R. H. U. 2016. PEMASARAN STUDI EMPIRIS PADA UMKM BORDIR DAN KONVEKSI KUDUS Ratih Hesty Utami Puspitasari , SE , MM Fakultas Ekonomi Universitas Muria Kudus. 829–836. Richardo, Hussin, M., Bin Norman, M. H., & Ali, H. 2020. A student loyalty model Promotion, products, and registration decision analysis-Case study of griya english fun learning at the tutoring institute in wonosobo central Java. International Journal of Innovation, Creativity and Change. Ridwan, M., Mulyani, S. R., & Ali, H. 2020. Building behavior and performance citizenship Perceived organizational support and competence case study at SPMI private university in west Sumatra. International Journal of Psychosocial Rehabilitation. Rivai, A., Suharto, & Ali, H. 2017. Organizational performance analysis Loyalty predictors are mediated by work motivation at urban village in Bekasi City. International Journal of Economic Research. Riyanto, S., Sutrisno, A., & Ali, H. 2017. International Review of Management and Marketing The Impact of Working Motivation and Working Environment on Employees Performance in Indonesia Stock Exchange. International Review of Management and Marketing. Sakban, S., Nurmal, I., & Bin Ridwan, R. 2019. Manajemen Sumber Daya Manusia. Journal of Administration and Educational Management Alignment, 21, 93–104. Saputra, H., Soleh, A., & Gayatri, I. A. M. E. M. 2020. Pengaruh Perencanaan Sumber Daya Manusia, Rekrutmen dan Penempatan Terhadap Kinerja Karyawan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu. INOBIS Jurnal Inovasi Bisnis Dan Manajemen Indonesia, 32, 187–197. Setiyati, R., & Hikmawati, E. 2019. Pentingnya Perencanaan Sdm Dalam Organisasi. Pentingnya Perencanaan Sdm Dalam Organisasi Forum Ilmiah, 16, 215. Sakban, S., Nurmal, I., & Bin Ridwan, R. 2019. Manajemen Sumber Daya Manusia. Journal of Administration and Educational Management Alignment, 21, 93–104. Salamate, G. A., Rattu., A. J. M., & Pangemanan, J. N. Planning Analysis of Health Human Resource in Health Office Southeast Minahasa District. Analisis Perencanaan Sumber Daya Manusia Kesehatan Di Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa Tenggara Planning, 625–633. Saputra, H., Soleh, A., & Gayatri, I. A. M. E. M. 2020. Pengaruh Perencanaan Sumber Daya Manusia, Rekrutmen dan Penempatan Terhadap Kinerja Karyawan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu. INOBIS Jurnal Inovasi Bisnis Dan Manajemen Indonesia, 32, 187–197. Setiyati, R., & Hikmawati, E. 2019. Pentingnya Perencanaan Sdm Dalam Organisasi. Pentingnya Perencanaan Sdm Dalam Organisasi Forum Ilmiah, 16, 215. Toto Handiman, U., & Ali, H. 2019. The Influence of Brand Knowledge and Brand Relationship On Purchase Decision Through Brand Attachment. In International Journal of Business Marketing and Management IJBMM. Wahyudi, R. 2015. Analisis Pengendalian Persediaan Barang Berdasarkan Metode EOQ Di Toko Era Baru Samarinda. Ejournal Ilmu Admistrasi Bisnis, 21, 162–173. Widayati, Ali, H., Permana, D., & Nugroho, A. 2020. The role of destination image on visiting decisions through word of mouth in urban tourism in Yogyakarta. International Journal of Innovation, Creativity and Change, 123. Widayati, Christina Catur, Ali, H., Permana, D., & Nugroho, A. 2020. The role of destination image on visiting decisions through word of mouth in urban tourism in Yogyakarta. International Journal of Innovation, Creativity and Change. Winarti, E. 2018. Perencanaan Manajemen Sumber Daya Manusia. Jurnal Tarbiyatuna, 31, 26. Wahyudi, R. 2015. Analisis Pengendalian Persediaan Barang Berdasarkan Metode EOQ Di Toko Era Baru Samarinda. Ejournal Ilmu Admistrasi Bisnis, 21, 162–173. PDF 03-04-15-03-58-13.pdf Yacob, S., Sucherly, Sari, D., Mulyana, A., & Ali, H. 2020. An Optimising strategy for minimarket modern retail business performance in Indonesia. International Journal of Innovation, Creativity and Change.
Apa itu SDM? Ini mungkin pertanyaan yang kerap dilontarkan oleh banyak orang, terutama yang tidak berkecimpung di dunia usaha, atau tidak akrab dengan operasional perusahaan. Dalam sebuah perusahaan, keberadaan SDM yang berkompeten sangat penting demi menunjang kemajuan perusahaan. Dengan tercukupinya SDM yang berkualitas, maka perusahaan memiliki potensi lebih untuk berkembang. Memang, istilah SDM acap kali didengar oleh banyak orang. Namun, sebagian orang tidak terlalu memahami apa itu SDM, serta dan apa fungsinya bagi sebuah perusahaan. Berikut ini, adalah ulasan mengenai pengertian SDM dan fungsinya. Pengertian SDM SDM merupakan kependekan dari sumber daya manusia, di mana keberadaannya dikatakan penting, karena menentukan berkembang atau tidaknya sebuah perusahaan atau organisasi. Namun apa itu SDM sebenarnya? Mengutip pengertian SDM cukup beragam dari para ahli. Terkadang ada sedikit perbedaan definisi yang dilontarkan oleh satu ahli dengan ahli lainnya. Penafsiran ini berlandaskan pendapat dan pemahaman luas dari para ahli itu sendiri. Berikut ini, adalah beberapa pengertian atau definisi SDM menurut para ahli. 1. William R. Tracer Menurut William R. Tracer dalam “The Human Resources Glosarium”, SDM merupakan orang-orang yang menjadi staf dan mengoperasikan sebuah organisasi di dalam perusahaan. Singkatnya SDM merujuk pada semua orang yang dipekerjakan, atau dengan kata lain, karyawan. 2. Mathis dan Jackson Adapun, pengertian SDM menurut Mathis dan Jackson 2006, adalah suatu rancangan dari beragam sistem formal dalam sebuah organisasi, dengan tujuan untuk memastikan penggunaannya secara efektif dan efisien. Dengan demikian, tujuan perusahaan dapat tercapai. 3. Sonny Sumarsono Sonny Sumarsono 2003 mendefinisikan SDM, sebagai suatu usaha kerja atau jasa yang diberikan dengan tujuan melakukan proses produksi. Dalam arti lain, SDM adalah kualitas usaha yang dilakukan oleh seseorang dalam jangka waktu tertentu untuk menghasilkan jasa atau barang. 4. Hasibuan Selain ketiga ahli di atas, Hasibuan 2003 mendefinisikan SDM sebagai sebuah keahlian terpadu yang mana berasal dari daya pikir serta fisik yang dilakukan oleh setiap orang. Agar keahlian bisa mencapai prestasi kerja perlu dimotivasi oleh sebuah keinginan untuk mencapainya. Selain empat ahli di atas, pengertian SDM menurut The Chartered Institute of Personnel and Development CIPD, adalah suatu strategi perencanaan, pelaksanaan, dan pemeliharaan yang bertujuan untuk mengelola manusia, yang memiliki kinerja usaha maksimal termasuk pada kebijakan pengembangan serta proses untuk mendukung strategi. Terlepas dari beberapa pengertian mengenai SDM yang telah dijabarkan ini, dapat ditarik kesimpulan, bahwa keberadaan SDM memang menjadi sesuatu yang mutlak dalam sebuah organisasi, dan perusahaan. Pasalnya, SDM merupakan satu-satunya sumber daya yang memiliki akal, perasaan, keterampilan, pengetahuan dan kreatifitas. Fungsi Sumber Daya Manusia Setelah mengetahui apa itu SDM maka penting untuk mengetahui seperti apa fungsinya dalam sebuah perusahaan. Mengutip berikut ini adalah fungsi SDM. 1. Sebagai Tenaga Kerja Fungsi SDM yang pertama, tentunya adalah sebagai tenaga kerja. Sebab, manusia memberikan jasa melalui kemampuan yang dimilikinya. Dari tenaga kerja manusia tersebut, maka perusahaan bisa menghasilkan sesuatu yang berguna untuk kemajuan operasionalnya. 2. Sebagai Pemimpin Fungsi lain SDM, adalah sebagai pemimpin. Ini karena jalannya suatu organisasi, seperti perusahaan, membutuhkan arahan, mulai dari tingkat atas hingga bawah. Dalam SDM di suatu organisasi, pastinya ada yang ditunjuk menjadi pemimpin. Peran atau fungsi pemimpin ini, bisa muncul dengan alami, atau bisa dengan pendidikan yang dilakukan oleh perusahaan tersebut. Meski setiap manusia bisa menjadi pemimpin, tapi belum tentu memiliki jiwa kepemimpinan. Maka dari itu, kualitas SDM menjadi perhatian serius di setiap perusahaan. Tidak mungkin perusahaan dipimpin oleh orang dengan kemampuan yang kurang mumpuni. Jika hal itu terjadi, maka kinerja perusahaan bisa tidak maksimal, atau bahkan mengalami kerugian. 3. Sebagai Tenaga Ahli SDM juga memiliki fungsi sebagai tenaga ahli dalam sebuah perusahaan. Kemampuan seseorang dalam beberapa bidang, seperti teknologi, atau ekonomi, sangat penting untuk menunjang dan membangun perusahaan. Jika SDM yang dimiliki sebuah perusahaan ahli dalam berbagai bidang, dapat dipastikan perusahaan tersebut akan berkembang pesat. 4. Fungsi Evaluasi Dengan adanya SDM yang kompeten, maka setiap pegawai atau calon pegawai mendapat evaluasi dari SDM yang ada di perusahaan. Jika ada pegawai yang kinerja nya kurang mumpuni, maka SDM yang bergerak dalam bidangnya, akan memberi pelatihan, serta juga evaluasi. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kualitas SDM Seperti telah disebutkan sebelumnya, SDM memiliki peranan yang penting bagi perusahaan. Dengan segala daya dan upaya, keberadaan manusia dapat memproduksi barang-barang sesuai dengan kebutuhan, yang akhirnya dapat mendorong kinerja perusahaan. Adapun, beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kualitas dari SDM, antara lain 1. Pendidikan Pendidikan yang baik, tentunya akan menghasilkan SDM yang berkualitas dan memiliki daya saing. SDM yang berkualitas, dapat meningkatkan produktivitas dalam bekerja, sehingga tujuan perusahaan dapat tercapai. 2. Lingkungan Lingkungan sangat berpengaruh dalam membentuk karakter manusia. Maka dengan keadaan lingkungan yang baik, umumnya akan membentuk karakter manusia yang baik juga, sehingga dapat menghasilkan SDM yang berkualitas dan memiliki daya saing. Lingkungan yang berpengaruh membentuk karakter manusia, misalnya seperti lingkungan tempat tinggal, lingkungan bermain, lingkungan pendidikan dan lain-lain. Manfaat Pengembangan SDM Jika melihat betapa pentingnya fungsi SDM, tidak mengherankan apabila banyak perusahaan yang berinvestasi besar dalam pengembangan SDM. Dengan melakukan investasi pada SDM, dalam bentuk pelatihan dan pengembangan, perusahaan dapat menuai banyak manfaat. Adapun, manfaat yang didapatkan perusahaan dengan berinvestasi dalam hal pengembangan SDM, antara lain Membantu meningkatkan produktivitas kerja karyawan. Efisiensi waktu dan tenaga. Mengurangi angka kecelakaan kerja. Meningkatkan kualitas pelayanan dari karyawan. Meningkatkan karir karyawan dengan keahlian, keterampilan dan produktivitas kerja sehingga lebih baik. Meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil produksi. Meningkatkan daya saing perusahaan dan menekan biaya produksi. Membantu mengurangi kerusakan barang, hasil produksi dan mesin. Membuat SDM yang ada semakin cakap dalam pengambilan keputusan yang lebih baik bagi perusahaan. Motivasi tenaga kerja menjadi lebih terarah. Meningkatkan kepemimpinan dan komunikasi dengan manajer. Meningkatkan balas jasa kepada karyawan.
faktor faktor berikut merupakan faktor yang mempengaruhi perencanaan sdm kecuali